Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tidak akan melakukan monitoring dan penyadapan terhadap jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter. Demikian diungkapkan Kepala Humas Kemkominfo Gatot S. Dewa Broto di Jakarta, Rabu (30/3).
"Kominfo tidak ada melakukan monitoring jejaring sosial. Tidak ada kapasitasnya (Kemkominfo untuk melakukan itu)," kata Gatot. "Jika memang benar ada penyadapan, yang lebih berwenang itu adalah Badan Intelejen Negara (BIN). Itu areanya BIN. Biarkan BIN melakukan peranannya."
Menurut Gatot, kewenangan Kemkominfo melakukan penyadapan sangat terbatas. "Kalau Pasal 42 (UU ITE) buat penyidikan boleh tapi ketat. Ancaman pidana melakukan penyadapan ada di Pasal 47 (UU ITE). Pidananya maksimal 10 tahun penjara atau denda 800 juta," jelasnya.
From: http://tekno.liputan6.com/berita/201...ejaring_sosial
Jumat, 20 Mei 2011
Microsoft Bangun Suaka Orangutan
JAKARTA, KOMPAS.com- Bekerja sama dengan keluarga Kerajaan Yogyakarta, Microsoft membangun suaka orangutan terbaru di Yogyakarta. Program ini berada di bawah kemitraan Microsoft dengan Keluarga Kerajaan Yogyakarta dan siswa-siswa Orangutan Outreach, sebagai bagian dari proyek DeforestAction yang dijalankan oleh Partners in Learning Microsoft dan TakingITGlobal.
Sultan Hamengkubowono X dan Greg Butler, Worldwide Education Strategy Director, Microsoft Education Strategy & Marketing, pada tanggal 4 Maret 2011, secara resmi melakukan seremoni peletakan batu pertama Orangudome nama bangunan tersebut. Suaka orangutan itu berdiameter 120 m dan tinggi 70 m dirancang oleh Dr. Willie Smits, ahli kehutanan dan konservasi, serta aktivis hak asasi binatang. Daya tarik utama dari suaka ini adalah pohon raksasa tiruan yang terbuat dari beton dan baja, bernama Dome Tree, yang diharapkan sebagai "pohon kehidupan" paling besar di dunia. Di dalamnya terdapat suatu ruangan untuk kepentingan penelitian.
"Fasilitas baru ini akan menyediakan lingkungan yang lebih memperkaya, menstimulasi dan memuaskan para primata cerdas tersebut, dibandingkan tempat suaka yang lainnya. Orangudome tidak hanya akan menjadi tempat di mana orangutan dapat hidup dengan bebas, nyaman dan terlindungi, tapi juga dapat menjadi fasilitas edukasi dan penelitian bagi para ilmuwan," kata Sultan Hamengku Buwono X dalam siaran pers yang diterima Kompas.com haru ini. "Suaka ini akan meniru habitat asli orangutan dan dilengkapi dengan teknologi canggih untuk mempelajari lebih jauh tentang orangutan lebih lanjut."
Selain menjadi tempat transit bagi para orangutan ilegal sebelum dikembalikan ke pusat rehabilitas di Kalimantan atau Sumatera, Orangudome juga akan menjadi rumah suaka yang aman bagi orangutan yang dapat kembali ke alam bebas. Komponen utama dari program Orangudome adalah untuk membangun jaringan dengan para penjaga kebun binatang dan kebun-kebun binatang di seluruh dunia, serta membantu mereka memperoleh pengetahuan lebih mendalam tentang hewan yang hampir punah melalui ratusan orangutan di Yogyakarta, dan belajar bagaimana menolong orangutan dengan baik di fasilitas tempat tinggal mereka.
"Kami berbagi keprihatinan yang saat ini dibicarakan banyak pihak mengenai dua tantangan terbesar di dunia: pendidikan dan lingkungan," kata Greg Butler Worldwide Education Strategy Director, Microsoft Education Strategy & Marketing.
sumber...http://sains.kompas.com/read/2011/03...uaka.Orangutan
Sultan Hamengkubowono X dan Greg Butler, Worldwide Education Strategy Director, Microsoft Education Strategy & Marketing, pada tanggal 4 Maret 2011, secara resmi melakukan seremoni peletakan batu pertama Orangudome nama bangunan tersebut. Suaka orangutan itu berdiameter 120 m dan tinggi 70 m dirancang oleh Dr. Willie Smits, ahli kehutanan dan konservasi, serta aktivis hak asasi binatang. Daya tarik utama dari suaka ini adalah pohon raksasa tiruan yang terbuat dari beton dan baja, bernama Dome Tree, yang diharapkan sebagai "pohon kehidupan" paling besar di dunia. Di dalamnya terdapat suatu ruangan untuk kepentingan penelitian.
"Fasilitas baru ini akan menyediakan lingkungan yang lebih memperkaya, menstimulasi dan memuaskan para primata cerdas tersebut, dibandingkan tempat suaka yang lainnya. Orangudome tidak hanya akan menjadi tempat di mana orangutan dapat hidup dengan bebas, nyaman dan terlindungi, tapi juga dapat menjadi fasilitas edukasi dan penelitian bagi para ilmuwan," kata Sultan Hamengku Buwono X dalam siaran pers yang diterima Kompas.com haru ini. "Suaka ini akan meniru habitat asli orangutan dan dilengkapi dengan teknologi canggih untuk mempelajari lebih jauh tentang orangutan lebih lanjut."
Selain menjadi tempat transit bagi para orangutan ilegal sebelum dikembalikan ke pusat rehabilitas di Kalimantan atau Sumatera, Orangudome juga akan menjadi rumah suaka yang aman bagi orangutan yang dapat kembali ke alam bebas. Komponen utama dari program Orangudome adalah untuk membangun jaringan dengan para penjaga kebun binatang dan kebun-kebun binatang di seluruh dunia, serta membantu mereka memperoleh pengetahuan lebih mendalam tentang hewan yang hampir punah melalui ratusan orangutan di Yogyakarta, dan belajar bagaimana menolong orangutan dengan baik di fasilitas tempat tinggal mereka.
"Kami berbagi keprihatinan yang saat ini dibicarakan banyak pihak mengenai dua tantangan terbesar di dunia: pendidikan dan lingkungan," kata Greg Butler Worldwide Education Strategy Director, Microsoft Education Strategy & Marketing.
sumber...http://sains.kompas.com/read/2011/03...uaka.Orangutan
[Berita] Fenomena Wabah Ulat Bulu Serang Tujuh Desa Di Probolinggo
VIVAnews - Wabah ulat bulu menyerang warga tujuh desa di Probolinggo, Jawa Timur. Warga terpaksa membersihkan pekarangan rumahnya hampir dua jam setiap setiap pagi dan sore karena serangan jutaan ulat bulu.
Sudah seminggu ini warga desa Sumber Ulu, Leces, Kedawung, Pondok Hulu, Tigasan, Malasan, dan Kerpangan diresahkan oleh serangan ribuan ulat bulu yang terjatuh dari pohon. Mereka terpaksa membersihkan pekarangan rumah mereka setiap hari karena ulat bulu tersebut telah merusak tanaman mereka, dan bahkan telah memaksa masuk ke pekarangan rumah dan bagian dalam rumah warga.
Tidak sedikit warga yang merasa gatal-gatal akibat bulu pada ulat yang berterbangan. Hal ini pun memperparah kondisi warga di tujuh desa tersebut. Bahkan banyak warga yang mengungsi ke rumah kerabatnya untuk menghindari wabah gatal-gatal tersebut. Warga berharap pemerintah daerah setempat turun tangan untuk mengatasi wabah ini.
Sementara itu, serangan ulat bulu ini tidak hanya membuat khawatir warga setempat, warga dari desa yang berdekatan pun mulai merasa resah akan serangan jutaan ulat bulu tersebut.
Sumber Berita 1 : VivaNews.Com
Ribuan ulat bulu serang Probolinggo, Jawa Timur, bahkan sampai sekitar 10 desa di Probolinggo yang mendapatkan serangan dari ulat bulu ini. Ulat-ulat bulu ini yang turun dari pohon karena dedaunan sudah habis dan akhirnya menyerbu ke rumah-rumah warga. Warga merasa sangat cemas akan wabah ulat bulu di Probolinggo yang menyerang desa mereka.
Sudah banyak warga yang menjadi korban ulat-ulat bulu ini, banyak yang menderita gatal-gatal yang di sebabkan oleh bulu-bulu ulat yang beracun ini. Bulu-bulu yang berterbangan yang menempel pada kulit ini akan menyebabkan rasa gatal-gatal yang menyiksa. Warga berharap pemda setempat turun tangan mengatasi masalah ulat bulu tersebut.
Salah satu warga yang sempat di wawancarai sempat berkomentar, ia harus membersihkan rumah dari wabah ulat bulu ini paling tidak 2 jam pada pagi hari dan 2 jam pada sore hari. Karena warga tidak ingin para ulat masuk ke dalam rumah, sehingga mereka harus rela membersihkan sendiri halaman bahkan tembok-tembok mereka yang terdapat ribuan ulat tersebut. Mereka membersihkannya dengan cara menyapu ulat-ulat tersebut lalu membakarnya, agar bulu ulat tersebut tidak berterbangan dan membuat gatal warga sekitar.
Hingga berita ini di munculkan masih banyak sekali ulat bulu yang tersebar di hampir seluruh desa di Probolinggo, Jawa Timur.
Memang kalau masih berupa ulat akan sangat mengerikan dan dapat membuat gatal bila bulu ulat tersebut sampai mengenai kulit seseorang. Namun bila ribuan ulat tersebut menjadi kupu-kupu, wow pasti akan terlihat sangat indah desa itu.
Bahkan para warga tidak akan terlalu cemas, karena kupu-kupu tidak akan membuat gatal. Bahkan dengan adanya kupu-kupu akan terasa menyenangkan dan indah di pandang.
Sumber Berita 2 : Detik Com
Sudah seminggu ini warga desa Sumber Ulu, Leces, Kedawung, Pondok Hulu, Tigasan, Malasan, dan Kerpangan diresahkan oleh serangan ribuan ulat bulu yang terjatuh dari pohon. Mereka terpaksa membersihkan pekarangan rumah mereka setiap hari karena ulat bulu tersebut telah merusak tanaman mereka, dan bahkan telah memaksa masuk ke pekarangan rumah dan bagian dalam rumah warga.
Tidak sedikit warga yang merasa gatal-gatal akibat bulu pada ulat yang berterbangan. Hal ini pun memperparah kondisi warga di tujuh desa tersebut. Bahkan banyak warga yang mengungsi ke rumah kerabatnya untuk menghindari wabah gatal-gatal tersebut. Warga berharap pemerintah daerah setempat turun tangan untuk mengatasi wabah ini.
Sementara itu, serangan ulat bulu ini tidak hanya membuat khawatir warga setempat, warga dari desa yang berdekatan pun mulai merasa resah akan serangan jutaan ulat bulu tersebut.
Sumber Berita 1 : VivaNews.Com
Ribuan ulat bulu serang Probolinggo, Jawa Timur, bahkan sampai sekitar 10 desa di Probolinggo yang mendapatkan serangan dari ulat bulu ini. Ulat-ulat bulu ini yang turun dari pohon karena dedaunan sudah habis dan akhirnya menyerbu ke rumah-rumah warga. Warga merasa sangat cemas akan wabah ulat bulu di Probolinggo yang menyerang desa mereka.
Sudah banyak warga yang menjadi korban ulat-ulat bulu ini, banyak yang menderita gatal-gatal yang di sebabkan oleh bulu-bulu ulat yang beracun ini. Bulu-bulu yang berterbangan yang menempel pada kulit ini akan menyebabkan rasa gatal-gatal yang menyiksa. Warga berharap pemda setempat turun tangan mengatasi masalah ulat bulu tersebut.
Salah satu warga yang sempat di wawancarai sempat berkomentar, ia harus membersihkan rumah dari wabah ulat bulu ini paling tidak 2 jam pada pagi hari dan 2 jam pada sore hari. Karena warga tidak ingin para ulat masuk ke dalam rumah, sehingga mereka harus rela membersihkan sendiri halaman bahkan tembok-tembok mereka yang terdapat ribuan ulat tersebut. Mereka membersihkannya dengan cara menyapu ulat-ulat tersebut lalu membakarnya, agar bulu ulat tersebut tidak berterbangan dan membuat gatal warga sekitar.
Hingga berita ini di munculkan masih banyak sekali ulat bulu yang tersebar di hampir seluruh desa di Probolinggo, Jawa Timur.
Memang kalau masih berupa ulat akan sangat mengerikan dan dapat membuat gatal bila bulu ulat tersebut sampai mengenai kulit seseorang. Namun bila ribuan ulat tersebut menjadi kupu-kupu, wow pasti akan terlihat sangat indah desa itu.
Bahkan para warga tidak akan terlalu cemas, karena kupu-kupu tidak akan membuat gatal. Bahkan dengan adanya kupu-kupu akan terasa menyenangkan dan indah di pandang.
Sumber Berita 2 : Detik Com
[HEADLINE NEWS] 11 Kontraktor Mendaftar Tender Gedung "Menara Nusantara" DPR RI
Jakarta, Javanewsonline.com, 25/03/2011 - Panitia tender pembangunan Gedung "Menara Nusantara" DPR RI diharapkan untuk tak merekayasa memenangkan satu peserta tender dalam proyek pembangunan bernilai Rp 1,1 Triliun tersebut.
Panitia tender juga diminta bersikap profesional dan tidak mengakal-akali aturan dalam menjalankan proses tender sesuai Perpres No. 54 tahun 2010.
"Tadi pagi, Pak Ketua DPR telah mengumpulkan seluruh panitia tender. Ketua mengarahkan agar tidak merekayasa pemenang, mengakal-akali aturan dan bertugas secara profesional," ujar Sekjen DPR, Nining Indra Saleh, didampingi oleh (Deputi Administrasi) Iding Hadiwidjaja, (Kepala Biro) Harbangin Soemirat, (Karo Humas dan Protokol) Helmyzar, dalam jumpa pers di pressroom DPR RI, Jakarta, Jum'at (25/03).
Nining menjelaskan, hingga masa akhir pendaftaran Jum'at (25/03) ini, sebanyak 11 kontraktor telah mendaftarkan diri sebagai peserta lelang pembangunan gedung DPR RI yang dimulai tahun 2011 ini.
Kesebelas perusahaan kontraktor yang didominasi kontraktor BUMN itu adalah PT Hutama Karya, PT Waskita Karya (Persero), PT PP (Persero), PT Tetra Konstruksindo, PT Nindya Karya (Persero), KSO Adhi-Wika, PT Duta Graha Indah (Tbk), PT Krakatau Engineering, PT Abdi Mulia Berkah, PT Jaya Konstruksi MP, PT Tiga Mutiara.
"Sampai hari ini sebanyak 11 perusahaan telah mendaftar. Hari ini jam 14.00 WIB penutupan pendaftaran peserta lelang. Selanjutnya pemenang pra-kualifikasi akan diumumkan 6 April," ujar Nining.
Dalam arahan kepada panitia tender menyangkut teknis pelaksanaan pembangunan, Marzuki meminta agar proses lelang mesti seusai prosedur yakni Perpres No. 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kedua, Marzuki Ali juga tak memberikan arahan apapun terkait pemenang tender pembangunan gedung DPR.
"Kalau ada orang-orang yang menamakan Ketua DPR itu tidak ada dan tidak benar. Tak ada arahan dari Ketua untuk memenangkan tender," ujarnya.
Panitia tender juga diminta bersikap profesional dan tidak mengakal-akali aturan dalam menjalankan proses tender sesuai Perpres No. 54 tahun 2010.
"Tadi pagi, Pak Ketua DPR telah mengumpulkan seluruh panitia tender. Ketua mengarahkan agar tidak merekayasa pemenang, mengakal-akali aturan dan bertugas secara profesional," ujar Sekjen DPR, Nining Indra Saleh, didampingi oleh (Deputi Administrasi) Iding Hadiwidjaja, (Kepala Biro) Harbangin Soemirat, (Karo Humas dan Protokol) Helmyzar, dalam jumpa pers di pressroom DPR RI, Jakarta, Jum'at (25/03).
Nining menjelaskan, hingga masa akhir pendaftaran Jum'at (25/03) ini, sebanyak 11 kontraktor telah mendaftarkan diri sebagai peserta lelang pembangunan gedung DPR RI yang dimulai tahun 2011 ini.
Kesebelas perusahaan kontraktor yang didominasi kontraktor BUMN itu adalah PT Hutama Karya, PT Waskita Karya (Persero), PT PP (Persero), PT Tetra Konstruksindo, PT Nindya Karya (Persero), KSO Adhi-Wika, PT Duta Graha Indah (Tbk), PT Krakatau Engineering, PT Abdi Mulia Berkah, PT Jaya Konstruksi MP, PT Tiga Mutiara.
"Sampai hari ini sebanyak 11 perusahaan telah mendaftar. Hari ini jam 14.00 WIB penutupan pendaftaran peserta lelang. Selanjutnya pemenang pra-kualifikasi akan diumumkan 6 April," ujar Nining.
Dalam arahan kepada panitia tender menyangkut teknis pelaksanaan pembangunan, Marzuki meminta agar proses lelang mesti seusai prosedur yakni Perpres No. 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Kedua, Marzuki Ali juga tak memberikan arahan apapun terkait pemenang tender pembangunan gedung DPR.
"Kalau ada orang-orang yang menamakan Ketua DPR itu tidak ada dan tidak benar. Tak ada arahan dari Ketua untuk memenangkan tender," ujarnya.
Busway Larut Malam Beroperasi
JAKARTA, KOMPAS.com - Hilangnya sembilan trayek angkutan umum di sepanjang Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) sempat dikeluhkan masyarakat yang selesai berktivitas di malam hari. Pasalnya, angkutan umum tersebut biasa digunakan masyarakat untuk menuju kawasan Cawang manakala bus Transjakarta selesai beroperasi pukul 22.00 WIB.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memperpanjang jam operasional bus transjakarta di Koridor IX. Bus transjakarta larut malam ini akan beroperasi hingga pukul 24.00 WIB.
"Untuk peningakatan layanan busway maka besok, hari Jumat tanggal 18 Maret, bus transjakarta akan uji coba penambahan jam operasional hingga pukul 24.00," ujar Kepala BLU Transjakarta, M Akbar, Kamis (17/3/2011), di Balai Kota DKI.
Pada tahap awal, transjakarta akan mengoperasikan enam unit bus dari Halte Pluit dan enam unit bus dari Halte Cililitan/PGC2. Bus pertama bus transjakarta larut malam ini akan berangkat dari Halte Pluit dan PGC2 mulai pukul 23.00 dan bus terakhir akan tiba pukul 24.00.
"Bus ini akan akan dioperasikan di 14 lokasi dari 25 halte yang ada di sepanjang Koridor IX," ucap Akbar.
Keempat belas halte yang akan melayani operasi busway larut malam, yakni Cililitan/PGC2, Cawang UKI, Cawang Ciliwung, Pancoran Tugu, Kuningan Barat, Jamsostek Gatot Subroto, Semanggi, Slipi Petamburan, Slipi Kemanggisan, RS Harapan Kita, Tomang Central Park, Grogol 2, Penjaringan, dan Pluit.
"Sementara untuk penjualan tiket di Halte Pluit dan Cililiran PGC2 ditutup pukul 23.00 WIB, sementara halte-halte lain memiliki jam tutup loket yang berbeda," ungkap Akbar.
Kepala Dishub DKI, Udar Pristono, mengungkapkan, pemilihan beberapa halte yang melayani transjakarta larut malam ini berdasarkan tingkat kepadatan penumpang yang ada dan juga dipilih di dekat pusat-pusat perbelanjaan.
"Semua halte yang kami pilih memang ramai dan dekat mal-mal yang biasnya karyawannya baru pulang larut malam," ungkap Pris.
Pemilihan Koridor IX juga diakui Pris lantaran jumlah penumpang yang semakin meningkat dan sebagai pengganti sembilan trayek bus reguler yang dihapus pada Februari lalu. Saat ini, jumlah penumpang di Koridor IX mencapai 43.000 sehari.
Untuk bus transjakarta larut malam tersebut, Dishub menargetkan bisa melayani 700 penumpang tiap harinya. Jumlah tersebut diasumsikan dari jumlah penumpang yang ada pada pukul 19.00-22.00 WIB. Sebelum dioperasikan esok hari, Dishub akan melakukan sosialisasi melalui poster-poster yang diletakkan pada halte-halte yang melayani bus transjakarta larut malam.
"Semoga dengan adanya angkutan ini, masyarakat jadi tidak kehilangan transportasi umum dan yang sebelumnya pakai mobil atau motor bisa beralih ke bus transjakarta larut malam," ucap Pristono.
Menanggapi keluhan masyarakat tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mulai memperpanjang jam operasional bus transjakarta di Koridor IX. Bus transjakarta larut malam ini akan beroperasi hingga pukul 24.00 WIB.
"Untuk peningakatan layanan busway maka besok, hari Jumat tanggal 18 Maret, bus transjakarta akan uji coba penambahan jam operasional hingga pukul 24.00," ujar Kepala BLU Transjakarta, M Akbar, Kamis (17/3/2011), di Balai Kota DKI.
Pada tahap awal, transjakarta akan mengoperasikan enam unit bus dari Halte Pluit dan enam unit bus dari Halte Cililitan/PGC2. Bus pertama bus transjakarta larut malam ini akan berangkat dari Halte Pluit dan PGC2 mulai pukul 23.00 dan bus terakhir akan tiba pukul 24.00.
"Bus ini akan akan dioperasikan di 14 lokasi dari 25 halte yang ada di sepanjang Koridor IX," ucap Akbar.
Keempat belas halte yang akan melayani operasi busway larut malam, yakni Cililitan/PGC2, Cawang UKI, Cawang Ciliwung, Pancoran Tugu, Kuningan Barat, Jamsostek Gatot Subroto, Semanggi, Slipi Petamburan, Slipi Kemanggisan, RS Harapan Kita, Tomang Central Park, Grogol 2, Penjaringan, dan Pluit.
"Sementara untuk penjualan tiket di Halte Pluit dan Cililiran PGC2 ditutup pukul 23.00 WIB, sementara halte-halte lain memiliki jam tutup loket yang berbeda," ungkap Akbar.
Kepala Dishub DKI, Udar Pristono, mengungkapkan, pemilihan beberapa halte yang melayani transjakarta larut malam ini berdasarkan tingkat kepadatan penumpang yang ada dan juga dipilih di dekat pusat-pusat perbelanjaan.
"Semua halte yang kami pilih memang ramai dan dekat mal-mal yang biasnya karyawannya baru pulang larut malam," ungkap Pris.
Pemilihan Koridor IX juga diakui Pris lantaran jumlah penumpang yang semakin meningkat dan sebagai pengganti sembilan trayek bus reguler yang dihapus pada Februari lalu. Saat ini, jumlah penumpang di Koridor IX mencapai 43.000 sehari.
Untuk bus transjakarta larut malam tersebut, Dishub menargetkan bisa melayani 700 penumpang tiap harinya. Jumlah tersebut diasumsikan dari jumlah penumpang yang ada pada pukul 19.00-22.00 WIB. Sebelum dioperasikan esok hari, Dishub akan melakukan sosialisasi melalui poster-poster yang diletakkan pada halte-halte yang melayani bus transjakarta larut malam.
"Semoga dengan adanya angkutan ini, masyarakat jadi tidak kehilangan transportasi umum dan yang sebelumnya pakai mobil atau motor bisa beralih ke bus transjakarta larut malam," ucap Pristono.
8 Cara Menghargai Diri Sendiri
Seberapa besar Anda menghargai diri sendiri? Jika belum, ambillah waktu sebentar dan lakukan sesuatu yang baik untuk diri sendiri.
1. Sediakan waktu. Menyediakan waktu untuk diri sendiri akan membuat pikiran segar kembali. Bahkan, menyediakan lima menit hanya untuk menutup mata dan memfokuskan pikiran dapat membantu Anda merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik bila Anda bisa menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memfokuskan pikiran pada diri sendiri dan apa yang perlu dilakukan.
2. Lakukan sesuatu yang baik untuk tubuh. Memang mudah mengabaikan kesakitan yang dirasakan tubuh dan lupa untuk mengurus diri sendiri. Cobalah berendam di air panas yang dicampur garam atau mintalah seseorang untuk memeluk. Bisa juga cobalah berdiri dan lakukan peregangan.
3. Buat diri sendiri merasa nyaman. Misalnya dengan menelepon teman atau minum teh hangat, tidur dengan bantal dan selimut yang nyaman, menulis buku harian, makan sesuatu yang disukai, mencium bau minyak aromaterapi seperti vanila, lavender, dan lain-lain.
4. Pergi ke dunia lain. Caranya adalah dengan membaca buku, menonton film, atau biarkan pikiran mengalir ke mana pun ia pergi.
5. Melakukan sesuatu yang konyol. Ini akan membawa keluar jiwa kanak-kanak yang ada dalam kepribadian kita dan memberi perasaan bahagia. Misalnya bermain busa sabun, membuat kue, mengamati awan dan mereka-reka bentuknya, serta bermain dengan hewan peliharaan atau otopet.
6. Cuti sehari. Apalagi bila Anda sudah merasa jenuh dengan pekerjaan sehari-hari. Ambil cuti sehari dan lakukan apa pun yang ingin dilakukan seharian penuh. Ini lebih baik daripada sehari di akhir pekan.
7. Jalan-jalan di tengah alam terbuka. Kadang kita lupa memperhatikan dunia yang terbentang di sekitar. Mengamati alam akan membuat kita merasa lebih enak dan kalem. Berjalanlah di taman. Amati dan pandanglah pohon, rumput, langit, kemudian bernapaslah.
8. Melakukan sesuatu yang sudah lama ingin Anda kerjakan. Mengapa menundanya lagi? Lekas kerjakan dan Anda akan merasa lebih baik.
sumber : http://wahw33d.blogspot.com/2011/04/8-cara-menghargai-diri-sendiri.html#ixzz1IW1RYJol
1. Sediakan waktu. Menyediakan waktu untuk diri sendiri akan membuat pikiran segar kembali. Bahkan, menyediakan lima menit hanya untuk menutup mata dan memfokuskan pikiran dapat membantu Anda merasa lebih baik. Namun, akan lebih baik bila Anda bisa menyediakan waktu yang lebih banyak untuk memfokuskan pikiran pada diri sendiri dan apa yang perlu dilakukan.
2. Lakukan sesuatu yang baik untuk tubuh. Memang mudah mengabaikan kesakitan yang dirasakan tubuh dan lupa untuk mengurus diri sendiri. Cobalah berendam di air panas yang dicampur garam atau mintalah seseorang untuk memeluk. Bisa juga cobalah berdiri dan lakukan peregangan.
3. Buat diri sendiri merasa nyaman. Misalnya dengan menelepon teman atau minum teh hangat, tidur dengan bantal dan selimut yang nyaman, menulis buku harian, makan sesuatu yang disukai, mencium bau minyak aromaterapi seperti vanila, lavender, dan lain-lain.
4. Pergi ke dunia lain. Caranya adalah dengan membaca buku, menonton film, atau biarkan pikiran mengalir ke mana pun ia pergi.
5. Melakukan sesuatu yang konyol. Ini akan membawa keluar jiwa kanak-kanak yang ada dalam kepribadian kita dan memberi perasaan bahagia. Misalnya bermain busa sabun, membuat kue, mengamati awan dan mereka-reka bentuknya, serta bermain dengan hewan peliharaan atau otopet.
6. Cuti sehari. Apalagi bila Anda sudah merasa jenuh dengan pekerjaan sehari-hari. Ambil cuti sehari dan lakukan apa pun yang ingin dilakukan seharian penuh. Ini lebih baik daripada sehari di akhir pekan.
7. Jalan-jalan di tengah alam terbuka. Kadang kita lupa memperhatikan dunia yang terbentang di sekitar. Mengamati alam akan membuat kita merasa lebih enak dan kalem. Berjalanlah di taman. Amati dan pandanglah pohon, rumput, langit, kemudian bernapaslah.
8. Melakukan sesuatu yang sudah lama ingin Anda kerjakan. Mengapa menundanya lagi? Lekas kerjakan dan Anda akan merasa lebih baik.
sumber : http://wahw33d.blogspot.com/2011/04/8-cara-menghargai-diri-sendiri.html#ixzz1IW1RYJol
Jumat, 08 April 2011
Asal usul HIV ditemukan
Virus HIV diyakini berasal dari kelompok Simpanse di Kamerun
Sebuah penelitian mengatakan asal muasal virus HIV ditemukan dari simpanse liar di kawasan selatan Kamerun.
Virus itu disebut SIVcpz (Simian Immunodeficiency Virus dari simpanse) diduga menjadi sumber, tapi sejauh ini virus ini hanya ditemukan pada hewan peliharaan.
Namun, sebuah tim peneliti internasional telah mengidentifikasi penghasil alami virus SIVcpz pada hewan yang hidup di alam liar.
Diduga, virus ini menyebar pertama kali pada para pemburu simpanse. Kasus pertama ditemukan di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, pada 1930..
Para ilmuwan yakin, jarangnya ditemukan kasus penyakit ini dan kenyataan bahwa gejala AIDS pada tiap orang berbeda, menunjukkan mengapa baru 50 tahun kemudian virus itu mendapatkan namanya.
Tim yang di dalamnya termasuk tim ahli dari Universitas Nottingham, Montpellier dan Alabama ini, telah bekerja selama sepuluh tahun untuk mencari sumber HIV.
Saat virus SIVcpz hanya ditemukan pada hewan ternak, kemungkinannya adalah ada makhluk hidup lain yang menjadi sumber alami HIV dan SIVcpz.
Test gen
Satu-satunya cara untuk mendeteksi virus SIVcpz adalah dengan test darah. Artinya hanya hewan ternaklah yang bisa digunakan.
Penelitian ini dilakukan bersama para ahli dari proyek perlindungan kawasan selatan Kamerun (PRESICE). PRESICE terlibat dalam meneliti kotoran simpanse yang dikumpulkan dari kawasan hutan terpencil.
Pengumpulan kotoran ini sangat berguna karena Universitas Alabama dapat menentukan sekuen genetik dari virus simpanse ini, yang kemudian dapat dicari dalam sampel kotoran.
Hasil uji coba laboratorium mendeteksi antibodi spesifik SIVcpz dan informasi genetik yang terkait dengan virus yang ditemukan pada 35 persen simpanse di beberapa kelompok.
Semua data yang didapat kemudian dikirim ke Universitas Nottingham untuk dianalisa. Hasil penelitian mengungkap hubungan genetik yang sangat dekat antara sampel dan rantai HIV.
Simpanse di tenggara Kamerun diketahui memiliki virus yang sangat mirip dengan virus HIV yang kini tersebar di seluruh dunia itu.
Para ilmuwan mengatakan, selainmengungkap misteri tentang asal virus itu, temuan ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut.
Namun, virus SIVcpz belum menyebabkan penyakit-penyakit yang disebabkan AIDS pada simpanse. Sehingga para ilmuwan tengah mengungkap mengapa hewan-hewan ini tak menderita gejala-gejala AIDS seperti dialami manusia, yang secara genetis sangat serupa.
Hubungan dekat
Profesor Ilmu genetik dari Universitas Nottingham Paul Sharp mengatakan: “Nampaknya lompatan antara simpanse dan manusia terjadi di Kamerun dan kemudian virus itu menyebar ke seluruh dunia.”
Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV
Yusef Azad
“JIka Anda menganggap HIV muncul sekitar 75 tahun lalu, kemungkinan ada sejumlah virus lagi yang akan membuktikan hubungan lebih dekat dengan virus yang diderita manusia.”
Paul mengatakan tim peneliti tengah berupaya untuk memahami perbedaan genetik antara virus SIVcpz dan HIV yang berevolusi akibat adanya lompatan spesies.
Keith Alcorn dari Aidsmap mengatakan: “Para peneliti telah menetapkan lokasi spesifik yang diyakini sebagai tempat virus HIV berasal.”
“Namun, ada kawasan luas di Afrika Barat dkimana bentuk lain SIVcpz ditemukan dan juga kemungkinan bisa menjangkiti manusia.”
Direktur Kebijakan Lembaga Nasional Aids Yusef Azad mengatakan: “Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV.”
Virus HIV diyakini berasal dari kelompok Simpanse di Kamerun
Sebuah penelitian mengatakan asal muasal virus HIV ditemukan dari simpanse liar di kawasan selatan Kamerun.
Virus itu disebut SIVcpz (Simian Immunodeficiency Virus dari simpanse) diduga menjadi sumber, tapi sejauh ini virus ini hanya ditemukan pada hewan peliharaan.
Namun, sebuah tim peneliti internasional telah mengidentifikasi penghasil alami virus SIVcpz pada hewan yang hidup di alam liar.
Diduga, virus ini menyebar pertama kali pada para pemburu simpanse. Kasus pertama ditemukan di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, pada 1930..
Para ilmuwan yakin, jarangnya ditemukan kasus penyakit ini dan kenyataan bahwa gejala AIDS pada tiap orang berbeda, menunjukkan mengapa baru 50 tahun kemudian virus itu mendapatkan namanya.
Tim yang di dalamnya termasuk tim ahli dari Universitas Nottingham, Montpellier dan Alabama ini, telah bekerja selama sepuluh tahun untuk mencari sumber HIV.
Saat virus SIVcpz hanya ditemukan pada hewan ternak, kemungkinannya adalah ada makhluk hidup lain yang menjadi sumber alami HIV dan SIVcpz.
Test gen
Satu-satunya cara untuk mendeteksi virus SIVcpz adalah dengan test darah. Artinya hanya hewan ternaklah yang bisa digunakan.
Penelitian ini dilakukan bersama para ahli dari proyek perlindungan kawasan selatan Kamerun (PRESICE). PRESICE terlibat dalam meneliti kotoran simpanse yang dikumpulkan dari kawasan hutan terpencil.
Pengumpulan kotoran ini sangat berguna karena Universitas Alabama dapat menentukan sekuen genetik dari virus simpanse ini, yang kemudian dapat dicari dalam sampel kotoran.
Hasil uji coba laboratorium mendeteksi antibodi spesifik SIVcpz dan informasi genetik yang terkait dengan virus yang ditemukan pada 35 persen simpanse di beberapa kelompok.
Semua data yang didapat kemudian dikirim ke Universitas Nottingham untuk dianalisa. Hasil penelitian mengungkap hubungan genetik yang sangat dekat antara sampel dan rantai HIV.
Simpanse di tenggara Kamerun diketahui memiliki virus yang sangat mirip dengan virus HIV yang kini tersebar di seluruh dunia itu.
Para ilmuwan mengatakan, selainmengungkap misteri tentang asal virus itu, temuan ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut.
Namun, virus SIVcpz belum menyebabkan penyakit-penyakit yang disebabkan AIDS pada simpanse. Sehingga para ilmuwan tengah mengungkap mengapa hewan-hewan ini tak menderita gejala-gejala AIDS seperti dialami manusia, yang secara genetis sangat serupa.
Hubungan dekat
Profesor Ilmu genetik dari Universitas Nottingham Paul Sharp mengatakan: “Nampaknya lompatan antara simpanse dan manusia terjadi di Kamerun dan kemudian virus itu menyebar ke seluruh dunia.”
Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV
Yusef Azad
“JIka Anda menganggap HIV muncul sekitar 75 tahun lalu, kemungkinan ada sejumlah virus lagi yang akan membuktikan hubungan lebih dekat dengan virus yang diderita manusia.”
Paul mengatakan tim peneliti tengah berupaya untuk memahami perbedaan genetik antara virus SIVcpz dan HIV yang berevolusi akibat adanya lompatan spesies.
Keith Alcorn dari Aidsmap mengatakan: “Para peneliti telah menetapkan lokasi spesifik yang diyakini sebagai tempat virus HIV berasal.”
“Namun, ada kawasan luas di Afrika Barat dkimana bentuk lain SIVcpz ditemukan dan juga kemungkinan bisa menjangkiti manusia.”
Direktur Kebijakan Lembaga Nasional Aids Yusef Azad mengatakan: “Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV.”
Sebuah penelitian mengatakan asal muasal virus HIV ditemukan dari simpanse liar di kawasan selatan Kamerun.
Virus itu disebut SIVcpz (Simian Immunodeficiency Virus dari simpanse) diduga menjadi sumber, tapi sejauh ini virus ini hanya ditemukan pada hewan peliharaan.
Namun, sebuah tim peneliti internasional telah mengidentifikasi penghasil alami virus SIVcpz pada hewan yang hidup di alam liar.
Diduga, virus ini menyebar pertama kali pada para pemburu simpanse. Kasus pertama ditemukan di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, pada 1930..
Para ilmuwan yakin, jarangnya ditemukan kasus penyakit ini dan kenyataan bahwa gejala AIDS pada tiap orang berbeda, menunjukkan mengapa baru 50 tahun kemudian virus itu mendapatkan namanya.
Tim yang di dalamnya termasuk tim ahli dari Universitas Nottingham, Montpellier dan Alabama ini, telah bekerja selama sepuluh tahun untuk mencari sumber HIV.
Saat virus SIVcpz hanya ditemukan pada hewan ternak, kemungkinannya adalah ada makhluk hidup lain yang menjadi sumber alami HIV dan SIVcpz.
Test gen
Satu-satunya cara untuk mendeteksi virus SIVcpz adalah dengan test darah. Artinya hanya hewan ternaklah yang bisa digunakan.
Penelitian ini dilakukan bersama para ahli dari proyek perlindungan kawasan selatan Kamerun (PRESICE). PRESICE terlibat dalam meneliti kotoran simpanse yang dikumpulkan dari kawasan hutan terpencil.
Pengumpulan kotoran ini sangat berguna karena Universitas Alabama dapat menentukan sekuen genetik dari virus simpanse ini, yang kemudian dapat dicari dalam sampel kotoran.
Hasil uji coba laboratorium mendeteksi antibodi spesifik SIVcpz dan informasi genetik yang terkait dengan virus yang ditemukan pada 35 persen simpanse di beberapa kelompok.
Semua data yang didapat kemudian dikirim ke Universitas Nottingham untuk dianalisa. Hasil penelitian mengungkap hubungan genetik yang sangat dekat antara sampel dan rantai HIV.
Simpanse di tenggara Kamerun diketahui memiliki virus yang sangat mirip dengan virus HIV yang kini tersebar di seluruh dunia itu.
Para ilmuwan mengatakan, selainmengungkap misteri tentang asal virus itu, temuan ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut.
Namun, virus SIVcpz belum menyebabkan penyakit-penyakit yang disebabkan AIDS pada simpanse. Sehingga para ilmuwan tengah mengungkap mengapa hewan-hewan ini tak menderita gejala-gejala AIDS seperti dialami manusia, yang secara genetis sangat serupa.
Hubungan dekat
Profesor Ilmu genetik dari Universitas Nottingham Paul Sharp mengatakan: “Nampaknya lompatan antara simpanse dan manusia terjadi di Kamerun dan kemudian virus itu menyebar ke seluruh dunia.”
Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV
Yusef Azad
“JIka Anda menganggap HIV muncul sekitar 75 tahun lalu, kemungkinan ada sejumlah virus lagi yang akan membuktikan hubungan lebih dekat dengan virus yang diderita manusia.”
Paul mengatakan tim peneliti tengah berupaya untuk memahami perbedaan genetik antara virus SIVcpz dan HIV yang berevolusi akibat adanya lompatan spesies.
Keith Alcorn dari Aidsmap mengatakan: “Para peneliti telah menetapkan lokasi spesifik yang diyakini sebagai tempat virus HIV berasal.”
“Namun, ada kawasan luas di Afrika Barat dkimana bentuk lain SIVcpz ditemukan dan juga kemungkinan bisa menjangkiti manusia.”
Direktur Kebijakan Lembaga Nasional Aids Yusef Azad mengatakan: “Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV.”
Virus HIV diyakini berasal dari kelompok Simpanse di Kamerun
Sebuah penelitian mengatakan asal muasal virus HIV ditemukan dari simpanse liar di kawasan selatan Kamerun.
Virus itu disebut SIVcpz (Simian Immunodeficiency Virus dari simpanse) diduga menjadi sumber, tapi sejauh ini virus ini hanya ditemukan pada hewan peliharaan.
Namun, sebuah tim peneliti internasional telah mengidentifikasi penghasil alami virus SIVcpz pada hewan yang hidup di alam liar.
Diduga, virus ini menyebar pertama kali pada para pemburu simpanse. Kasus pertama ditemukan di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, pada 1930..
Para ilmuwan yakin, jarangnya ditemukan kasus penyakit ini dan kenyataan bahwa gejala AIDS pada tiap orang berbeda, menunjukkan mengapa baru 50 tahun kemudian virus itu mendapatkan namanya.
Tim yang di dalamnya termasuk tim ahli dari Universitas Nottingham, Montpellier dan Alabama ini, telah bekerja selama sepuluh tahun untuk mencari sumber HIV.
Saat virus SIVcpz hanya ditemukan pada hewan ternak, kemungkinannya adalah ada makhluk hidup lain yang menjadi sumber alami HIV dan SIVcpz.
Test gen
Satu-satunya cara untuk mendeteksi virus SIVcpz adalah dengan test darah. Artinya hanya hewan ternaklah yang bisa digunakan.
Penelitian ini dilakukan bersama para ahli dari proyek perlindungan kawasan selatan Kamerun (PRESICE). PRESICE terlibat dalam meneliti kotoran simpanse yang dikumpulkan dari kawasan hutan terpencil.
Pengumpulan kotoran ini sangat berguna karena Universitas Alabama dapat menentukan sekuen genetik dari virus simpanse ini, yang kemudian dapat dicari dalam sampel kotoran.
Hasil uji coba laboratorium mendeteksi antibodi spesifik SIVcpz dan informasi genetik yang terkait dengan virus yang ditemukan pada 35 persen simpanse di beberapa kelompok.
Semua data yang didapat kemudian dikirim ke Universitas Nottingham untuk dianalisa. Hasil penelitian mengungkap hubungan genetik yang sangat dekat antara sampel dan rantai HIV.
Simpanse di tenggara Kamerun diketahui memiliki virus yang sangat mirip dengan virus HIV yang kini tersebar di seluruh dunia itu.
Para ilmuwan mengatakan, selainmengungkap misteri tentang asal virus itu, temuan ini membuka jalan untuk penelitian lebih lanjut.
Namun, virus SIVcpz belum menyebabkan penyakit-penyakit yang disebabkan AIDS pada simpanse. Sehingga para ilmuwan tengah mengungkap mengapa hewan-hewan ini tak menderita gejala-gejala AIDS seperti dialami manusia, yang secara genetis sangat serupa.
Hubungan dekat
Profesor Ilmu genetik dari Universitas Nottingham Paul Sharp mengatakan: “Nampaknya lompatan antara simpanse dan manusia terjadi di Kamerun dan kemudian virus itu menyebar ke seluruh dunia.”
Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV
Yusef Azad
“JIka Anda menganggap HIV muncul sekitar 75 tahun lalu, kemungkinan ada sejumlah virus lagi yang akan membuktikan hubungan lebih dekat dengan virus yang diderita manusia.”
Paul mengatakan tim peneliti tengah berupaya untuk memahami perbedaan genetik antara virus SIVcpz dan HIV yang berevolusi akibat adanya lompatan spesies.
Keith Alcorn dari Aidsmap mengatakan: “Para peneliti telah menetapkan lokasi spesifik yang diyakini sebagai tempat virus HIV berasal.”
“Namun, ada kawasan luas di Afrika Barat dkimana bentuk lain SIVcpz ditemukan dan juga kemungkinan bisa menjangkiti manusia.”
Direktur Kebijakan Lembaga Nasional Aids Yusef Azad mengatakan: “Hasil penelitian ini menjadi menarik jika semua penemuan soal sejarah dan asal usul HIV dapat digunakan untuk mengembangkan vaksin HIV.”
Langganan:
Postingan (Atom)